Kenali Lebih Dalam Yuk, Proses Transplantasi Tanam Rambut Hingga Efek Sampingnya

1 min read

Kenali Lebih Dalam Yuk, Proses Transplantasi Tanam Rambut Hingga Efek Sampingnya

Kenali Lebih Dalam Yuk, Proses Transplantasi Tanam Rambut Hingga Efek Sampingnya

"<yoastmark

Tertarik untuk menambah volume rambut yang mulai botak, berikut ini. Transplantasi atau taman rambut merupakan prosedur menanam atau mencangkok rambut pada bagian kepala yang mengalami kebotakan. Prosedur ini umumnya dilakukan melalui penanaman folikel dari bagian rambut yang masih lebat. Tidak bisa dipungkiri jika rambut merupakan salah satu daya tarik bagi seseorang. Maka dari itu, ketika rambut mengalami kebotakan umumnya akan menurunkan rasa percaya diri. Demi mengembalikan volume rambut, maka diperlukan prosedur transplantasi ini.

Beberapa waktu belakang ini, transplantasi rambut Turki sepertinya sedang populer di masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa artis ternama juga mengaku telah menjalani prosedur taman rambut di negara Turki termasuk Atta Halilintar dan Anang Hermansyah. Lalu seperti apa sebenarnya prosedur atau proses transplantasi rambut itu?

Berikut Proses Transplantasi Tanam Rambut

Proses transplantasi tanam rambut umumnya dapat berlangsung selama 4 hingga 8 jam. Lamanya proses ini biasanya sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak jumlah rambut yang ditanam. Jadi prosesnya bisa berbeda-beda pada masing-masing pasien. Sebelum melaksanakan prosedur tanam rambut Turki, dokter biasanya akan memberikan anastesi atau bius lokal pada area yang akan dilakukan tindakan. Tujuannya agar kulit kepala tidak merasakan sakit atau mati rasa sementara selama proses pencakokan berlangsung.

Pada proses tanam rambut, dokter memulai dengan menyayat kulit kepala untuk memindahkan rambut sehat yang nantinya akan ditransplantasikan. Selanjutnya rambut tersebut akan ditanam di bagian kulit kepala yang mengalami kebotakan. Selain dengan cara tersebu, dokter juga bisa memindahkan folikel rambut satu per satu. Prosedur ini umumnya dapat menghasilkan rambut yang tampak lebih alami jika dibandingkan dengan prosedur sebelumnya. Jika proses taman rambut telah selesai, selanjutnya dokter akan menutup bagian kepala menggunakan perban. Tahap selanjutnya, dokter Klinik transplantasi rambut akan memberikan instruksi tentang perawatan di rumah yang dapat Mitra Muslim lakukan sendiri. Hasil dari tanam rambut ini umumnya akan terlihat setelah 6 – 9 bulan dari proses pencakokan. Biasanya pada bulan pertama dan kedua pasca operasi, rambut akan mengalami kerontokan terlebih dahulu sebelum akhirnya tumbuh rambut baru lagi.

Kenali Lebih Dalam Yuk, Proses Transplantasi Tanam Rambut Hingga Efek Sampingnya

Sebelum mencoba tindakan ini, ada baiknya kenali lebih dalam efek samping transplantasi taman rambut. Hal ini karena tanam rambut tetap memiliki risiko dan potensi efek samping yang mungkin saja terjadi setelah operasi.  Efek samping tanam rambut antara lain adalah :

  1. Reaksi Terhadap Obat Bius

Obat bius atau anastesi yang diberikan selama proses operasi transplantasi dapat memicu reaksi alergi pada beberapa pasien. Biasanya pasien akan mengalami syok anafilaksis yang menimbulkan efek gatal, susah menelan, batuk hingga pembengkakan di beberapa bagian tubuh.

  1. Komplikasi Saat dan Setelah Operasi

Operasi tanam rambut juga dapat meningkatkan risiko takikardia atau percepatan detak jantung. Kondisi tersebut dapat terjadi selama hingga pasca operasi taman rambut Turki berlangsung namun sifatnya hanya sementara.

  1. Rambut Tidak Beraturan

Penanaman folikel rambut yang tidak tepat saat proses transplantasi dapat membuat tampilan rambut menjadi terlihat aneh dan tidak beraturan. Kondisi ini mungkin saja terjadi jika dokter kurang memperhatikan arah pertumbuhan rambut. Tertarik untuk melakukan tanam rambut di Turki? Daftar saja di paket tour tranplantasi rambut Turki “SatuTour Travel”. Kami siap membantu dan melayani Mitra Muslim untuk menjalani prosedur tanam rambut di Klinik Transplantasi rambut di Turki dengan total biaya mulai Rp 13 juta saja. Menarik, bukan?